Untuk Kekeluargaan
Dedi Syaputra adalah anak dari M. Syape’i dan Hapsah. Lahir di Muara Bungo-Prop. Jambi — Maret —-. Setelah lulus dari SD No. 12 (1991-1998) Ds. Empelu, kemudian melanjutkan ke Pondok Pesantren Al-Falah (MTSs) Pasir Putih Muara Bungo (1998-2001), setelah lulus, hijrah ke pulau Jawa dan menyantri di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang (2001-2004), lalu kuliah Fak. Sains dan Teknologi (2004-2005), karena aktif diluar kuliah terbengkalai, di tahun yang sama transfer ke Fak. Syari’ah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Strata Satu ditempuh dalam waktu 5 tahun (2005-2009), dari kampus yang sama penulis melanjutkan ke Pascasarjana, Konsentrasi Studi Politik dan Pemerintahan Islam (SPPI) 2011.
Ketika semasa Mahasiswa, penulis aktif diberbagai organisasi kedaerahan, salah satunya Keluarga Pelajar Jambi Yogyakarta (KPJ), sekretaris Majalah Kajanglako “Media Komunikasi KPJ Yogyakarta”. Penulis juga pernah menjadi Sekjen Front Mahasiswa Nasional (FMN) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, penulis juga pernah menjadi relawan “Jogja Bangkit” juga sebagai Kepala Sekolah dalam Program Children Center (CC) (2006). Selain aktif diluar, penulis juga aktif di bidang kemahasiswaan (UKM) juga pernah menjadi Wakil Ketua Pecinta Alam Sunan Kalijaga (MAPALASKA) Yogyakarta, tahun 2007 melakukan penelitian ke Sulawesi Selatan “Mapalaska Research Expedition Look’s East 07 Kajang Sulawesi Selatan”, di tahun yang sama Penulis juga penah jadi Panitia Sosialisasi Pengenalan Kampus se-Jogja kepada SMA Propinsi Jambi.
Rencana setelah lulus, penulis ingin pulang kampung dan menjadi pelayan masyarakat. Penulis tinggal di Desa Empelu beralamatkan di Jalan Tanah Tumbuh Desa Empelu Kec. Tanah Sepenggal Kab. Muara Bungo-Jambi.





agus sukarno
pmpThu, 15 Apr 2010 17:59:13 +000059Thursday 29, 2008 at 9:59 p04
menyatukan pemikiran lebih sulit di bandingkan harus mengumpulkan sapu yang berserakan.
Dedi Syaputra
ampSat, 17 Apr 2010 07:37:53 +000037Saturday 29, 2008 at 9:59 p04
makasi atas komentarnya, mungkin satu sisi anda benar, tapi sisi lain perlu kita ungkap perbedaan itu, itu yang akan menumbuhkan toleransi dan penghormatan bagi perbedaan